Header ADS

Buy Now

Senin, 21 Oktober 2024

PSD

 

BAB I

PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang

Praktikum pengolahan sinyal digital merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kurikulum program studi teknik elektro atau teknik komputer di banyak institusi pendidikan tinggi. Dalam praktikum ini, peserta dituntut untuk memiliki pemahaman yang kokoh mengenai konsep dasar pengolahan sinyal digital. Mereka perlu memiliki pengetahuan yang kuat tentang sinyal analog dan digital, termasuk pemahaman mendalam tentang transformasi Fourier dan transformasi Z. Konsep-konsep ini memungkinkan peserta untuk melakukan analisis dan pengolahan sinyal dalam kedua domain, baik waktu maupun frekuensi.

Pemahaman yang kuat tentang matematika dasar, seperti aljabar linier, kalkulus, dan analisis kompleks, juga sangat penting dalam memahami konsep-konsep yang terlibat dalam pengolahan sinyal digital. Di samping itu, keterampilan pemrograman yang baik dalam bahasa seperti MATLAB menjadi keharusan, karena sering digunakan dalam menganalisis dan memproses sinyal digital. Tak ketinggalan, pemahaman tentang teori probabilitas dan statistik juga menjadi hal yang esensial, karena banyak aplikasi pengolahan sinyal digital melibatkan analisis sinyal acak.

Peserta praktikum juga diharapkan untuk menguasai konsep-konsep dasar dalam filtering dan pemrosesan sinyal, seperti filter FIR dan IIR, serta teknik modulasi dan demodulasi. Mereka akan belajar tentang perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan dalam pengolahan sinyal digital, termasuk penggunaan DSP, FPGA, atau mikrokontroler. Implementasi konsep-konsep ini dalam lingkungan praktis, seperti desain filter, analisis spektrum, dan implementasi algoritma pengolahan sinyal digital menggunakan perangkat lunak atau perangkat keras, akan menjadi bagian penting dari pengalaman praktikum ini. Dengan demikian, peserta akan siap untuk menghadapi tantangan dunia nyata dalam pengolahan sinyal digital setelah menyelesaikan praktikum ini.

 

1.2 Tujuan Praktikum

1.      Mempelajari penggunaan sistem help untuk mengetahui commands dan syntax dasar MATLAB.

2.      Dapat menggunakan MATLAB untuk desain filter

3.      Mempelajari bagaimana menulis fungsi dan m-file pada MATLAB.

4.      Merancang pem-filter-an FIR dengan MATLAB.

5.      Memahami pem-filter-an lewat MATLAB secara mendalam.

6.      Mempelajari bagaimana mengimplementasikan dan melakukan simulasi filter FIR realtime menggunakan Dev-C++

7.      Mengenal model bilangan fraksional untuk prosessor DSP fixed point.

8.      Mengimplementasikan dan melakukan simulasi filter FIR realtime dengan bilangan fraksional menggunakann Dev-C++.

9.      Mengerti dann mampu menjelaskan fungsi-fungsi tool-tool yang terdapat Visual DSP++.

10.  Mampu melaksanakan Debugging dengan VisualDSP++.

11.  Mampu menjelaskan bagian-bagian penting dari Blackfin BF561EZ serta fungsinya.

12.  Mampu melakukan trouble-shooting BF561EZ.

13.  Melakukan verifikasi filter FIR hasil implementasi.

14.  Mengimplementasikan pem-filter-an FIR untuk berbagai macam filter di BF561EZ.

15.  Mengerti dan mampu mendesain filter IIR pada MATLAB.

16.  Memahami perbedaan dari filter Butterworth, Chebyshev, dan Elliptic.

17.  Memahami perbedaan dari filter Butterworth, Chebyshev, dan Elliptic.

18.  Memahami White Noise.

 


1.3 Manfaat Praktikum

Banyak manfaat penting yang diberikan pada pemahaman mendalam kepada praktikan tentang konsep, prosedur, dan penggunaan software pada Praktikum Pengolahan Sinyal Digital ini. Melalui lima praktikum utama yang diantaranya Pengenalan MATLAB, Simulasi Filter FIR Realtime, Penggunaan Visual DSP++ 5.1.2, Desain Filter dan Implementasi Algoritma DSP, Desain Filter IIR pada MATLAB, berikut adalah beberapa manfaat praktikum yang dicapai.

Pertama, praktikum ini membantu praktikan memahami bagaimana cara melakukan desain suatu Filter IIR yang dilakukan pada Software MATLAB, dan juga praktikan mengetahui perbedaan dari filter Butterworth, Chebyshev, dan Elliptic jadi mengetahui karakteristik dari masing-masing filter tersebut dan juga mengetahui perbedaan fungsi dan penggunaan pada ketiga filter tersebut. Dan juga pada praktikum pertama ini, praktikan mengerti apa itu white noise, penggunaan white noise tersebut, dan tau apa fungsi dari white noise tersebut.

Kemudian, praktikum ini memungkinkan prakitkan untuk memahami bagaimana penggunaan sistem help sehingga akhirnya mengetahui apa itu commands serta syntax dari dasar MATLAB. Praktikum ini juga memberikan manfaat kepada praktikan untuk dapat mendesain suatu filter pada software MATLAB, sekaligus menuliskan fungsinya serta penggunaan m-file dalam software MATLAB, selain itu juga praktikan dapat merancang suatu filter FIR dengan menggunakan software MATLAB.

Selain itu juga melalui praktikum Pengolahan Sinyal Digital ini, praaktikan akhirnya dapat mengimplementasikan serta mengetahui bagaimana cara agar dapat melakukan suatu simulasi filter FIR secara realtime dengan menggunakan bantuan software Dev-C++. Praktikan pun mengetahui macam macam dari model bilangan fraksional yang dapat digunakan pada prosessor DSP fixed point. Dan juga dapat melakukan suatu implementasi serta mengetahui cara untuk dapat melakukan simulasi suatu filter FIR secara realtime ditambah menggunakan bilangan fraksional pada software Dev-C++.

Melalui praktikum Pengolahan Sinyal Digital ini pun, praktikan akhirnya mengetahui apa saja ­tool-tool  yang terdapat pada Visual DSP++ dan pada akhirnya mengetahui fungsi dari masing-masing tool tersebut sehingga dapat mempermudah pada saat penggunaan Visual DSP++ 5.1.2. Praktikan pun mengetahui apa itu debugging dan juga fungsi serta cara melakukan debugging tersebut pada Visual DSP++ 5.1.2.

Praktikan mendapatkan pengetahuan mengenai Blackfin BF561EZ seperti bagian bagian dari Blackfin BF561EZ tersebut dan juga mengetahui fungsi dari bagian-bagian tersebut. Melalui praktikum ini juga, praktikan akhirnya mengerti dan dapat melakukan trouble-shooting pada BF561EZ, serta praktikn mengetahui cara melakukan suatu pem-filter-an terkhusus FIR yang akhirnya digunakan pada berbagai macam filter di BF561EZ. Dan pada akhirnya praktikan dapat melakukan suatu verifikasi dari filter FIR hasil implementasi.  Hal ini memberikan dasar yang kuat bagi praktikan untuk memahami bagaimana konsep-konsep dasar yang telah praktikan pelajari di kelas dapat digunakan di dunia nyata dan membekali praktikan untuk menangani tantangan di bidang Sinyal dan Digital.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

     DASAR TEORI

 

2.1 MATLAB (Matrix Laboratory)

Matlab adalah suatu perangkat lunak yang merupakan sebuah software yang sudah dirancang ataupun didesign dengan harapan dapat menangani operasi logaritma, matriks dan juga operasi matematika yang cukup kompleks. Perangkat lunak ini dibuat oleh MathWorks dan telah banyak pengguna dari berbagai macam bidang, baik dari pelajar, mahasiswa maupun para insinyur dan peneliti. Matlab ini dikembangkan pertama kali pada tahun 1970 dan awal dari rancangan matlab untuk penggunanya adalah untuk memudahkan suatu akses menuju perangkat lunak atau software lain yang memiliki fungsi untuk menyelesaikan suatu persamaan matriks dan juga operasi matematika. [2] (Hans)

2.2 MATLAB Help.

Pengguna MATLAB dapat memperoleh bantuan dan informasi mengenai fungsi, syntax, dan konsep yang digunakan dalam bahasa pemrograman MATLAB melalui fitur help MATLAB pada platform MATLAB. Menu help pada pengembangan MATLAB memberikan akses ke MATLAB help.

Next
This Is The Current Newest Page
Previous
This Is The Oldest Page


EmoticonEmoticon